Selain itu merujuk pada pelaksanaan BRB tahun sebelumnya pihak keamanan juga melakukan penyekatan. Penyekatan dilakukan di jalur-jalur strategis yang menghubungkan Ponorogo dengan daerah sekitar, yakni dari arah Pacitan, Trenggalek, Wonogiri, dan Madiun.
AKBP Andin Wisnu Sudibyo Kapolres Ponorogo dikonfirmasi seusai pelaksanaan apel siaga, Sabtu (27/12/2025) menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi kegiatan. Pengamanan kami siapkan secara menyeluruh. Personel gabungan disebardo berbagai titik krusial, termasuk penyekatan di sejumlah perbatasan kabupaten.
AKBP Andin Wisnu Sudibyo menjelaskan kebijakan penyekatan di pintu masuk ini diterapkan untuk membatasi peserta kegiatan agar BRB 2025 hanya diikuti oleh warga Ponorogo.
Agenda Bumi Reog Berdzikir ini hanya untuk warga Ponorogo, Masyarakat dari luar daerah yang hendak masuk akan diminta putar balik oleh petugas." ungkapnya kepada media.
Dalam menanggulangi segala bentuk potensi kerusuhan dan hal yang tidak diinginkanPolres Ponorogo juga berkoordinasi dengan polres-polres tetangga guna memperkuat pengawasan lintas daerah.
Guna memudahkan pengendalian massa sekaligus mempercepat respons jika terjadi potensi gangguan,pihak kepolisian sengaja menerapkan pola empat ring.
"Ring pertama berada di kawasan inti Alun-alun Ponorogo sebagai pusat kegiatan. Ring berikutnya mencakup area penyangga hingga jalur akses masuk kota." ungkap Andin.
Pihak kepolisian mengajak khususnya warga perguruan pencak silat untuk bersama dalam menjaga kondusifitas agenda BRB hingga bisa sukses dari awal sampai akhir.
" Kita berharap agar seluruh warga khususnya warga SH Terate untuk berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah selama kegiatan berlangsung. " pungkasnya.
Posting Komentar