PGRI Ponorogo Akan Gelar Aksi Geruduk Kantor Cabang Dinas, Tuntut Keadilan dan Tidak Tabrak Regulasi

PONOROGO,SW_ Gregetan terhadap sikap Gubernur Jawa Timur yang diam saja mendapat somasi dari PGRI Ponorogo. Akhirnya sesuai janjinya LHKB PGRI mengerahkan 2000 lebih pasukan untuk aksi nggruduk alias demi ke kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Ponorogo. 

Dikonfirmasi ke Thohari ketua LKBH PGRI Ponorogo bahwa para guru dari semua lembaga pendidikan yang terwadahi dalam PGRI sudah siap untuk ikut meramaikan aksi

" Kita kumpulan jam 8.30 di lapangan Kodim Ponorogo untuk longmarch ke kantor cabang dinas Pendidikan menyuarakan atas  dilanggarnya permedikdasmen tentang pengaturan mutasi kepala sekolah" jelasnya

Thohari meyakinkan bahwa aksi ini akan berlangsung tertib dan damai, dengan tuntutan dunia pendidikan untuk adil dan kepatuhan terhadap regulasi.

Masalah ini muncul dari mutasi Katenan, Kepala SMKN 1 Ponorogo, yang dipindahkan ke SMAN 1 Tegalombo, Kabupaten Pacitan. Mutasi tersebut menuai polemik karena diduga kuat melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa kepala sekolah baru dapat dimutasi setelah menjabat minimal dua tahun. Sementara, Katenan baru menjabat 5 bulan 15 hari saat keputusan mutasi diterbitkan.

Merasa dirugikan, Katenan melalui LKBH PGRI Ponorogo melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur. Namun, somasi tersebut tak ada tanggapan. 

Karena tidak ada itikad baik, kami tidak berhenti di sini. Kami akan melanjutkan langkah hukum, termasuk konsultasi ke Kementerian Dikdasmen hingga menggugat ke PTUN,” pungkas Thohari. 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :