Sejak pagi hingga malam hari, Alun-Alun Ponorogo dipadati warga Setia Hati Terate dari segala penjuru Negeri yang datang. Lantunan dzikir dan doa bersama menggema, menciptakan suasana religius yang penuh ketenangan dan kebersamaan.
Tak hanya berdampak secara spiritual, Bumi Reog Berdzikir 2025 juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara mengaku kebanjiran pembeli. Beragam produk, mulai dari makanan, minuman, hingga pernak-pernik, laris diserbu pengunjung.
Inilah kombinasi antara persaudaraan yang menyatukan warga pada sisi religi budaya juga sebagai pengungkit ekonomi umat.
Posting Komentar