Empat Anak TK dan SD Tewas Tenggelam Di Sidowayah Jambon


PONOROGO, SW- Tragedi memilukan terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo  

Empat orang bocah, yang terdiri dari dua siswa Sekolah Dasar (SD) dan dua anak Taman Kanak-kanak (TK), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kedung di Dukuh Sudo desa Sidoharjo, pada Jumat (6/2).

Infomasi didapat korban meninggal adalah Jihan , Arpin , Sakila , Alwi. Seluruh korban domisili di dukuh Sidowayah.

Kedung tersebut diperkirakan memiliki kedalaman lebih dari 1 meter. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang nenek yang tengah mencari cucunya dan melihat tubuh anak-anak tersebut sudah mengambang di permukaan air.

Kepala Puskesmas Jambon, Budi Setiawan menjelaskan bahwa keempat korban tiba di Puskesmas sekitar pukul 12.15 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. 

"Keempat korban sampai di Puskesmas kurang lebih jam 12.15 dalam kondisi lemas, mulut dan hidung sudah berbusa (mengeluarkan cairan putih halus). Tanda-tanda napas, detak jantung, serta nadi karotis di leher sudah tidak ada. Pupil mata juga sudah mengalami midriasis atau melebar dan tidak bisa mengecil lagi. Berdasarkan pemeriksaan fisik luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan; kematian murni disebabkan oleh gagal napas akibat tenggelam (asfiksia)." ungkapnya.




0/Post a Comment/Comments

Dibaca :