PONOROGO,SW_ Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 01 Banyudono, yang berlokasi di barat Pasar Lanang atau sisi barat selatan perempatan Pasar legi Adelia menegaskan, bahwa saat ini tidak ada lagi sarang burung di atas dapur SPPG 1 Banyudono.
Adelia menunjukkan langsung kondisi gedung kepada awak media untuk memastikan bahwa seluruh lantai di atas dapur sudah bersih tidak digunakan baik untuk sarang burung walet atau aktifitas peternakan lainnya.
Terkait suara burung walet dirinya menjelaskan bahwa sumber suara tersebut bukan berasal dari bangunan tersebut.
"Kalau ada suara burung, itu bukan dari gedung kami. Sumbernya ada di depan gedung,” ujarnya.
Adelia menambahkan, pihaknya memahami dan berkomitmen menjalankan seluruh aturan serta standar yang telah ditetapkan dalam operasional SPPG.
Ia menegaskan, standar tersebut mencakup aspek higiene, sanitasi, keamanan pangan, hingga kelayakan bangunan.
“Kami memahami aturan dan standar yang berlaku. Semua kami jalankan sebagai bentuk tanggung jawab agar pelayanan sesuai dengan ketentuan,” kata Adelia.
Adelia juga menegaskan bahwa SPPG Banyudono 1 Ponorogo telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan.
Sertifikat tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa operasional dapur telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang dipersyaratkan.
SPPG 01 Banyudono mulai beroperasi pada 18 Januari 2026. Saat ini, layanan pemenuhan gizi diberikan kepada 2.070 siswa dari sembilan sekolah, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PG/TK) hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).
Adelia menjelaskan, jumlah tersebut belum maksimal karena sebagian siswa SMK masih menjalani praktik kerja lapangan (PKL).
“Untuk sementara kami melayani sembilan sekolah. Jumlah penerima masih bisa bertambah karena sebagian siswa SMK masih PKL,” katanya.
Adelia berharap operasional SPPG di Banyudono dapat terus berjalan lancar guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo di bidang pemenuhan gizi. (Jun/red)
Posting Komentar