Ketua Harian PASI Ponorogo Sesalkan Penyelenggaraan Merdeka Run Sampung Tanpa Koordinasi dan Abaikan Peran PASI


PONOROGO — Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Ponorogo, Sukat, menyayangkan penyelenggaraan ajang lari Merdeka Run Sampung. Ia menilai kegiatan tersebut digelar tanpa adanya koordinasi yang baik serta mengabaikan peran PASI sebagai induk organisasi cabang olahraga atletik di daerah.

Sukat mengungkapkan bahwa keterlibatan PASI Ponorogo dalam event tersebut sangat minim dan hanya sebatas formalitas pemberitahuan surat tanpa adanya pelibatan teknis penyelenggaraan. Ia menyoroti pihak event organizer (EO) yang dinilai berjalan sendiri dan tidak mengacu pada standar aturan induk organisasi atletik.

"Acara semacam ini sifatnya lebih ke rekreasi. Kalau standar resmi atletik itu ada aturan teknisnya yang terukur dan mengacu pada aturan PASI hingga tingkat nasional. Pihak penyelenggara tidak pernah melibatkan teknis kepanitiaan maupun petugas dari PASI," ujar Sukat dikonfirmasi Senin (31/8/2026) 

Menurutnya, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di Ponorogo. Ia mencatat setidaknya sudah tiga kali ajang lari digelar tanpa koordinasi teknis yang matang dengan PASI, mulai dari event di Alun-Alun, Ngebel, hingga yang terbaru di Sampung. Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan para atlet serta mencederai pembinaan olahraga atletik lokal.

Selain masalah koordinasi teknis, Sukat juga menyayangkan adanya kejanggalan dalam regulasi lomba yang dibuat sendiri oleh panitia, seperti kewajiban peserta membawa perlengkapan yang tidak lazim hingga persoalan penentuan pemenang yang sempat memicu protes.

Atas kejadian ini, pihak PASI Ponorogo berencana melakukan koordinasi dan evaluasi bersama KONI serta instansi terkait agar event-event lari di masa mendatang dapat berjalan sesuai standar resmi, transparan, dan tidak merugikan para peserta maupun atlet.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :