LPKPK Ponorogo Pertanyakan Penutupan Outlet 23, Mengapa Diskotik Queen Tetap Dibiarkan?


PONOROGO, SW_ Persoalan keberadaan tempat hiburan dan penjualan minuman keras (miras) di wilayah Tambakbayan, Ponorogo, mendapat sorotan dari Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Ponorogo.

Ketua DPD LPKPK Ponorogo, Endar Riyanto, S.Kom, mempertanyakan langkah masyarakat lingkungan Tambakbayan yang disebut telah sepakat menutup salah satu lokasi yang dikenal sebagai outlet 23, yang disebut berkaitan dengan aktivitas penjualan miras.

Menurut Endar, keputusan tersebut semestinya juga diikuti dengan kejelasan sikap terhadap tempat hiburan lain yang dinilai memiliki aktivitas serupa. Salah satunya adalah Diskotik Queen yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sama apabila memang terdapat persoalan terkait peredaran miras.

“Kalau masyarakat sepakat menutup outlet 23 karena persoalan miras, pertanyaannya mengapa tempat lain yang juga diduga menjual atau menyediakan miras tetap dibiarkan? Jangan sampai muncul kesan ada perlakuan berbeda,” ujar Endar pada Jumat (11/9/2026) 

Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai penutupan sebuah tempat usaha, melainkan menyangkut konsistensi penerapan aturan serta perlakuan yang adil terhadap seluruh pelaku usaha.

Endar meminta semua pihak tidak mengambil keputusan secara tebang pilih. Jika memang terdapat pelanggaran, menurutnya, semestinya dilakukan pemeriksaan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan tindakan diberikan secara proporsional.

“Kalau memang melanggar, ya diproses sesuai aturan. Tetapi kalau satu ditutup sementara yang lain dibiarkan, publik tentu akan mempertanyakan dasar dan ukuran yang digunakan,” tegasnya.

LPKPK juga mendorong pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status perizinan maupun pengawasan terhadap tempat hiburan dan penjualan miras di kawasan tersebut.

Dengan demikian, masyarakat mendapatkan kepastian bahwa penertiban dilakukan berdasarkan aturan yang sama, bukan berdasarkan tekanan atau kepentingan tertentu.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :