Jika diberi amanah mendampingi Bupati Ponorogo Lisdyarita, Teguh menyebut sedikitnya tiga agenda yang perlu mendapat perhatian, yakni perbaikan infrastruktur jalan, penguatan pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan lapangan pekerjaan melalui pengembangan industri.
Dari tiga agenda tersebut, Teguh menempatkan perbaikan jalan sebagai prioritas pertama.
“Prioritas utama jalan, Mas, saat ini. Jalan adalah prioritas nomor satu,” kata Teguh saat menjawab pertanyaan mengenai persoalan Ponorogo yang dinilai paling mendesak, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Teguh, perbaikan jalan perlu menjadi perhatian awal dalam pembangunan daerah. Infrastruktur jalan berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
Namun, pilihan menjadikan jalan sebagai prioritas bukan berarti sektor lain dikesampingkan.
Teguh tetap memasukkan pendidikan dan kesehatan sebagai bagian penting dari agenda pembangunan yang harus diperkuat pemerintah daerah.
Di sektor pendidikan, Teguh menyoroti pentingnya layanan pendidikan yang dapat diakses masyarakat, termasuk gagasan pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP.
Sementara di bidang kesehatan, ia mendorong perbaikan infrastruktur kesehatan sekaligus penguatan layanan masyarakat di puskesmas.
“Kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan adalah layanan masyarakat utama,” ujarnya
Dengan demikian, menurut Teguh, pembangunan Ponorogo tidak cukup hanya diukur dari perbaikan infrastruktur fisik. Kualitas layanan dasar masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.
Agenda ketiga yang disampaikan Teguh adalah penciptaan lapangan pekerjaan.
Ia melihat pengembangan industri sebagai salah satu langkah yang dapat didorong untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Ponorogo.
Persoalan lapangan kerja dinilai penting karena berkaitan langsung dengan peluang masyarakat mendapatkan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan.
Teguh juga menyinggung program beasiswa dan ketenagakerjaan yang menurutnya dapat didorong melalui sumber anggaran di luar APBD.
“Saat ini beasiswa, ketenagakerjaan, program dari anggaran dari luar semuanya, jadi tidak akan mengganggu APBD,” katanya.
Dari pernyataan tersebut, Teguh menggambarkan tiga kebutuhan yang menurutnya perlu dijawab pemerintah daerah: membenahi infrastruktur jalan, memastikan layanan pendidikan dan kesehatan semakin mudah diakses, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Posting Komentar