PONOROGO — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ali Mufthi, memberikan pandangannya mengenai kriteria serta hubungan ideal antara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam membangun wilayah, khususnya di Kabupaten Ponorogo.
Ali Mufthi menilai bahwa keharmonisan kepemimpinan sangat bergantung pada perspektif dan keterbukaan seorang bupati dalam merangkul wakilnya. Menurutnya, masalah yang kerap muncul di berbagai daerah kerap berakar dari pembagian peran dan kewenangan yang kurang seimbang.
"Kalau bupatinya terbuka dan mengajak memikirkan daerah bersama-sama—meski anggaran terbatas—siapapun wakil bupatinya tentu akan merasa nyaman dan bekerja dengan baik," ujar Ali Mufthi.
Ia menyinggung bahwa konflik internal sering kali terjadi jika kepemimpinan dipandang hanya sebatas pembagian kekuasaan atau porsi kewenangan semata. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesamaan visi dalam membangun daerah.
Selain itu, Ali Mufthi juga menyinggung dinamika figur kepemimpinan dari berbagai latar belakang, termasuk para purnawirawan maupun birokrat senior yang memiliki pengalaman panjang di pemerintahan.
Menurutnya, pengalaman di jajaran birokrasi hingga kepemimpinan wilayah menjadi modal penting dalam mengelola pemerintahan daerah secara efektif.
Melalui keterbukaannya, Ali Mufthi berharap tata kelola pemerintahan di daerah dapat terus mengedepankan kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.
Posting Komentar