PONOROGO, SW_ Mas Teguh Wiyono calon Wakil Bupati Ponorogo bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo,Senin (7/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis yang dinilai dapat membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan serta sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Ponorogo.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah program menjadi pembahasan utama. Salah satunya adalah rencana pemberian Program Beasiswa Indonesia Emas bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Program tersebut mencakup kesempatan pendidikan ke China dan sembilan negara lainnya, sehingga diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi generasi muda Ponorogo untuk mendapatkan pengalaman pendidikan bertaraf internasional.
Selain beasiswa, audiensi juga membahas sinergitas antara dunia pendidikan dan ketenagakerjaan. Program tersebut diarahkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan jenjang S1 maupun S2, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Dengan adanya keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja, lulusan diharapkan memiliki keterampilan yang lebih relevan sehingga peluang untuk mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha menjadi semakin terbuka.
Revitalisasi fasilitas pendidikan juga menjadi salah satu agenda penting. Program tersebut mencakup revitalisasi satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.
Revitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pembenahan sarana dan prasarana sekolah, tetapi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman dan mendukung proses belajar mengajar.
Di bidang kesehatan, turut dibahas program revitalisasi Puskesmas. Penguatan fasilitas dan pelayanan kesehatan tingkat pertama dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik dan mudah dijangkau.
Sementara itu, peningkatan kualitas SDM guru juga mendapat perhatian. Salah satu program yang dibahas adalah pelaksanaan pelatihan bagi guru guna meningkatkan kompetensi dan kemampuan tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan.
Mas Teguh Wiyono menilai peningkatan kualitas SDM harus menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan merupakan sektor yang saling berkaitan dalam membangun masyarakat yang lebih produktif.
Audiensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, namun dapat ditindaklanjuti melalui sinergi antara pemerintah daerah, APKASI, Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara serta berbagai pihak terkait.
Dengan kolaborasi tersebut, sejumlah program strategis diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ponorogo, terutama dalam membuka akses pendidikan, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperkuat pelayanan kesehatan serta mendorong peningkatan kualitas SDM daerah.
Kehadiran berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Ponorogo memiliki generasi muda yang lebih berpendidikan, kompeten dan siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.(jun/red)
Posting Komentar