Sebagaimana terpantau di balai desa Lembah Babadan pada Kamis (8/1/2026) Sekelompok yang beranggotakan 9 siswa tampak membuka stand servis,sibuk melayani warga yang punya keluhan terhadap sepeda motor mereka
Mereka didampingi oleh 1 guru dan 1 toolmen untuk mengantisipasi bila ada kesulitan atau permasalahan lainnya.
" Kita total ada 12 kelompok dan menyebar praktek di bale desa di kantor instansi. Untuk melaksanakan servis gratis dan juga mempraktekkan ilmu yang sudah didapat di bangku sekolah" Ungkap Rika Dwi Pranomo selaku guru pendamping.
Dirinya meyakinkan kepada masyarakat untuk percaya atas kemampuan para siswa karena mereka sebelum melaksanakan praktek servis gratis ini juga sudah praktek di lapangan melalui PKL.
"Dijamin mampu karena sudah pernah magang di dunia usaha." ungkap Rika dwi pranomo guru pendamping.
Agus Pariadi Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo membenarkan bahwa setiap siswa yang kelas 12 mendapat tugas akhir pengabdian terjun ke lapangan sesuai dengan jurusannya.
"Ini adalah bagian dari tes kompetensi, sekaligus bentuk gambaran kerja dan terjun dimasyarakat dan menghadapi dinamika kerja" ungkapnya.
Posting Komentar