PONOROGO,SW_ Hari ini (red: Selasa,20/1/2026) KPK melakukan pemanggilan kepada para saksi untuk di BAP tambahan dan lanjutan yang terduga terlibat dalam praktek rasuah oleh mantan Bupati Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pram, Dirut RSUD Hardjono Yunus Mahatma.
Di antara rentetan nama terperiksa terdapat nama plt Sekda yang menjabat kepala BPPKAD, kepala dinas kesehatan, adik bupati adik istri bupati dan stap bupati. Mereka satu persatu menunggu giliran di klarifikiasi di gedung KPPN Jalan Salak Madiun.
Diketahui bahwa dari sebagaian saksi yang dipanggil merupakan wajah lama alias sudah beberapa kali di panggil oleh KPK akibat dugaan keterlibatannya pada praktek praktek suap maupun gratifikasi jabatan.
Selain nama populer yang terlibat pemanggilan oleh KPK di Madiun ini juga sebagian merupakan pihak swasta.
" Indikasi adanya penambahan tersangka semakin kuat ketika saksi dipanggil berkali kali semacam ini" ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.
Dari pantauan redaksi pemanggilan terhadap saksi olen KPK atas kasus OTT di Ponorogo pada tanggal 7 November 2025, sudah 3 kali dilakukan yaitu : sesaat setelah OTT KPK di November 2025 di polres Ponorogo, pemanggilan di Polresta Madiun dengan jumlah lebih dari 80 saksi dan pemanggilan pada beberapa waktu lalu di gedung KPK Merah Putih Jakarta.(jun/red)
Posting Komentar