Unggah Jalan Rusak Di Medsos, Begini Tanggapan Kades Kaponan Marwandi


PONOROGO,SW_ Protes jalan rusak disampaikan oleh warga Desa Kaponan Mlarak. Dirinya melalui akun fb nurul poenyae sigid mengunggah berbagai kondisi jalan rusak yang dirinya lewati. Bahkan sebagian gambar jalan didramatisir dengan menambahkan tanaman pisang berbuah, dihuni ikan, ditanami padi. Kondisi tersebut tepatnya di dusun Kaponan RT 3 RW 2 Mlarak Ponorogo. 

Unggahan jalan rusak tersebut rupanya di tindak lanjuti dengan surat resmi pemanggilan dari pihak Desa Kaponan yang juga ikut di upload di media sosial. 


Dalam penjelasannya pemilik akun medsos tersebut menjelaskan bahwa dirinya dipanggil pihak desa bersama pak RT dalam rangka memperjelas duduk perkara. Pihak desa menyampaikan bahwa apa yang diunggah tidak sesuai realita, bahkan apabila diteruskan bisa dilaporkan. 

Dikonfirmasi ke Kades Kaponan Mlarak H Marwandi pada Rabu (7/1/2026) bahwa melalui kesepakatan dari pihak desa dirinya mengambil inisiatif untuk duduk bersama dalam rangka memperjelas kondisi yang sebenarnya terjadi. 

Dirinya menyampaikan bahwa jalan tersebut adalah jalan poros, sehingga untuk pembenahannya merupakan wewenang daerah atau kabupaten Ponorogo. 

" Jalan itu rusak panjangnya sekitar 150 meter, sudah beberapa kali diurug agar air tidak menggenang. Juga pernah ada janji dari wakil rakyat untuk membenahi tapi karena pada pemilu hasil tidak sesuai maka sampai sekarang belum ada pembenahan" jelasnya. 

Dari hasil pertemuan maka diperoleh hasil untuk jalan tersebut ada kesepakatan dari pihak desa untuk melakukan urug menjelang puasa. 

" Jalan itu sudah beberapa kali diurug. Dan nanti jelang lebaran akan diurug lagi. Karena kalau sekarang juga besok akan hilang terbawa arus air, karena lokasinya di dekat sungai. 

Disinggung adanya intimidasi atau ancaman untuk dilaporkan atas unggahan di medsos yang tidak sesuai dengan realitas, pihak desa menyebut hal itu tidak benar. 

"Tidak diintimdasi, karena hal tersebut bisa membungkam masyarakat hanya kita mengajak agar apa yang disampaikan sesuai." jelasnya. 

Kades Marwandi berharap agar aspirasi yang ada di warga bisa disalurkan pada saluran yang benar. 

"Harapannya disalurkan di saluran yang benar. Biar tidak ada suara warung.Karena semua bisa di jelaskan"terangnya.(Jun/red) 


0/Post a Comment/Comments

Dibaca :