FORUM LSM PONOROGO TOLAK KONSER DI GELORA BATORO KATONG

​PONOROGO, SW_ Forum LSM Ponorogo dengan jurubicara Ketua DPC Grib Jaya Kabupaten Ponorogo, Hari Bara, menyuarakan penolakan tegas terhadap rencana penyelenggaraan konser musik Josjis yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Batoro Katong.

​Hari Bara yang didampingi oleh Anom dari LSM Wengker dan Johar Halil dari PRC Ponorogo menilai lokasi tersebut tidak representative untuk event bertaraf besar, terutama menyangkut jaminan keamanan dan risiko kerusakan infrastruktur lapangan. 

Mereka sepakat akan mengelar demo jika tidak ada transparansi dan keterbukaan dari pemerintah maupun penyelenggara akan keberadaan konser yang dianggap lebih banyak merugikan daripada menguntungkanya kepada daerah. 

Anom dari LSM Wengker menyebut penolakan ini berlandaskan beberapa pertimbangan utama, diantaranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah mengalokasikan anggaran hingga Rp600 juta untuk perawatan serta penanaman rumput stadion. 

Dirinya mengingat bagaimana maspirasi dari para pecinta olahraga untuk menjadikan  Gelora Batoro Katong benar benar nyaman dan layak sehingga daerah memperjuangkan mengalokasikan perbaikan rumput yang baik dan disetujui DPRD Ponorogo. 

"Nilai sewa Stadion Batoro Katong yang ditaksir sebesar Rp15 juta selama 2 hari dinilai tidak sebanding dengan potensi kerusakan rumput dan beban biaya perawatan pasca-acara." jelasnya. 


Disinggung skema bagi hasil dari penjualan tiket konser dianggap tidak seimbang serta kurang menguntungkan Pemkab jika dibandingkan dengan nilai investasi fasilitas yang telah dikeluarkan.

Aspek keamanan penonton dengan adanya pintu yang kurang memadai serta argumen lain yang disampaikan dalam forum dengan pendapat di DPRD Ponorogo tentu sudah melalui kajian dan analisa yang melibatkan banyak pihak. 

Dirinya mendukung penuh langkah Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo yang sebelumnya juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penggunaan stadion sebagai venue acara.

​Disisi lain Forum LSM mengkritik koordinasi Pemkab Ponorogo yang terkesan mengabaikan aspirasi wakil rakyat di DPRD Ponorogo. Penjualan tiket yang sudah berlangsung jauh sebelum adanya kesepakatan resmi disinyalir mengindikasikan ketidaktransparanan dalam pengurusan izin.

Lebih lanjut, pihak Forum LSM mencurigai adanya dugaan permainan antara penyelenggara konser (Josjis) dan oknum tertentu agar kegiatan dapat terus dipaksakan berjalan.

​Hal senada disampaikan Johar Halil dari LSM PRC Ponorogo dirinya mendesak Pemkab Ponorogo untuk lebih mendengarkan masukan dari legislatif serta masyarakat demi menjaga fasilitas publik yang dibiayai oleh uang rakyat.

Dari pantauan di lokasi Gelora Batoro Katong pada rabu (26/8/2026) sejumlah alat konser sudah mulai masuk disiapkan untuk konser Deny Caknan, Viera dan sejumlah artis ibukota yang akan digelar ahad malam (30/8/2026).

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :