PONOROGO — Penyelenggaraan konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Garda Satu Ponorogo, Budiono alias Masbe. Ia menilai acara tersebut merupakan hiburan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat.
Menanggapi pro dan kontra terkait penggunaan stadion olahraga sebagai tempat konser, Masbe menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah. Menurutnya, fasilitas publik seperti stadion dapat dimanfaatkan untuk hiburan warga. Ia juga menambahkan bahwa pihak penyelenggara memiliki komitmen untuk memperbaiki kerusakan jika terjadi kerusakan pada stadion.
Mengenai anggapan bahwa pendapatan daerah tidak sebanding dengan dampak penyelenggaraan acara, Masbe menganggapnya wajar. Ia menegaskan bahwa kebutuhan hiburan bagi masyarakat tetap menjadi hal yang utama.
Di sisi lain, Masbe juga menyayangkan sikap pihak atau oknum yang melayangkan penolakan atau gertakan. Ia mempertanyakan alasan di balik penolakan tersebut dan menilai jika ada keberatan, seharusnya hal itu disampaikan atau ditindaklanjuti secara konsisten sejak awal proses perizinan.
Hal senada disampaikan oleh Bandi Budho dari LSM GMAS ( Generasi Masyarakat Adil Sejahtera) menyebut bahwa adanya hitungan untung rugi dan kerusakan dari stadion termasuk rumput stadion yang dikhawatirkan rusak pastinya sudah dihitung.
Persiapan yang matang dan kordinasi dengan berbagai pihak dalam waktu yang lama disebut bandi sebagai hal yang sudah menjadi pertimbangan.
" Kalau ada penolakan harusnya disamping sebelumnya. Jauh sebelum pelaksanaan, sehingga bisa menjadi pertimbangan bukan sudah siap baru di protes" jelasnya.
Bandi melihat yang utama adalah masalah keamanan bagaimana semua bisa menjadi gelaran ini sukses aman dan lancar
"Yang terpenting adalah keamanan. Jika pihak keamanan menjamin dan siap semoga bisa berjalan lancar. " Pungkasnya.
Posting Komentar