" Tiang yang telah berdiri sejak era 1990-an kini posisinya berada di area pemukiman dan tempat usaha warga, tepat di sebelah selokan yang posisinya seolah-olah memakan bahu jalan."ungkap Heri salah satu warga Wagir Lor Ngebel. Senin (17/8/2026).
Seiring berjalannya waktu, volume lalu lintas di kawasan tersebut semakin padat. Kehadiran tiang yang dahulu tidak mengganggu kini dinilai amat membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan warga sekitar, terlebih dengan munculnya pertokoan dan toko bangunan baru di area tersebut.
Meskipun belum pernah memicu kecelakaan fatal secara langsung di titik tiang, insiden lalu lintas kerap terjadi di kawasan sekitarnya.
Warga RT 01/RW 01 Dukuh Bentes berharap pihak pengelola atau instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk mencabut atau memindahkan tiang tersebut ke lokasi yang lebih aman agar tidak lagi mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Pernah beberapa waktu lalu petugas telkom datang dan mensurvey, memotret, tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjut" ungkapnya.
Warga menyebut bahwa sebagian besar kabel yang menggunakan tiang tersebut merupakan milik penyedia layanan wifi.
Hal senada dibenarkan oleh Sumono Kades Wagir Lor Ngebel dirinya membenarkan adanya keluhan warga yang menyoal adanya tiang telpon yang menggangu akses jalan di wilayahnya.
Posting Komentar