Konser Jos Jis di Gelora Batoro Katong, DPRD Ponorogo Warning Potensi Kerusakan Lapangan

Riyanto, S.Ip Ketua komisi D DPRD Ponorogo

​PONOROGO, SW_ Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo memberikan perhatian serius terhadap rencana penyelenggaraan konser di Gelora Batoro Katong pada tanggal 30 mendatang. 

Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, dikonfirmasi Rabu (26/8/2026) mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) serta mengundang perwakilan suporter PSSI dan Askab untuk membahas berbagai masukan masyarakat.

​Fokus utama bahasan dalam RDP tersebut adalah kondisi rumput lapangan Gelora Batoro Katong yang saat ini masih dalam tahap perawatan. Pemerintah daerah sebelumnya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta untuk perbaikan lapangan tersebut.


​Riyanto menegaskan pentingnya mengantisipasi dampak kerusakan fisik fasilitas usai konser digelar. Menurutnya, jika dampak kerusakan melebihi anggaran perawatan yang telah dikucurkan, hal itu justru akan merugikan daerah.

​"Kemarin ada anggaran yang diluncurkan sekitar Rp600 juta. Kalau nanti dampak pelaksanaan konser itu melebihi angka tersebut, kan kita bisa rugi. Maka dari itu kita memaparkan hal-hal yang perlu diantisipasi," ujar Riyanto.

​Ia menjelaskan bahwa DPRD Ponorogotelah menyarankan alternatif lokasi lain di luar stadion. Namun, pihak Event Organizer (EO) mempertimbangkan adanya pembengkakan biaya (cost tinggi) jika pindah lokasi.

​Meskipun keputusan akhir berada di tangan pihak eksekutif, DPRD Ponorogo menegaskan akan tetap mengawal jalannya acara. Riyanto menegaskan bahwa jika konser tetap dilaksanakan di stadion, seluruh kerugian atau kerusakan fasilitas pasca-acara wajib ditanggung sepenuhnya oleh EO.

​Selain masalah teknis lapangan, Komisi D juga menyoroti skema retribusi dan sewa stadion. Biaya sewa stadion tercatat sebesar Rp3,5 juta ditambah 10 persen dari hasil penjualan karcis/tiket.

​"Kami berharap ada transparansi terkait jumlah tiket yang terjual. Jika dilaporkan secara jujur dan penuh, tentunya ada kontribusi nilai yang lumayan untuk Dinas Pariwisata," pungkasnya.

​Komisi D DPRD Ponorogo memastikan akan terus memantau pelaksanaan konser hingga selesai guna memastikan fasilitas umum tetap terjaga dengan baik.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :