Ajang ini memiliki misi strategis mengenalkan keberadaan Monumen Reog Ponorogo sebagai mahakarya seni dan sejarah kebanggaan nasional.
Anggota BPK RI yang juga menjabat sebagai Pembina Pawitandaniogo, Nyoman Adhi Suryadnyana, putra daerah asli Kecamatan Sampung, menyampaikan rasa bangganya atas kemajuan pesat tanah kelahirannya.
Dirinya menyebut perayaan HUT RI 2026 ini bukan hanya sebagai bentuk olahraga bersama agar badan sehat, tetapi juga ajang silaturahmi bagi seluruh peserta dan keluarga besar Pawitandirogo, serta untuk mempromosikan Monumen Reog Ponorogo.
Para tokoh pejabat pusat dan daerah bersama peserta melakukan aksi penghijauan melalui penanaman pohon Kalpataru di sekitar landmark Monumen Reog Sampung sebagai simbol keberlanjutan dan kemakmuran lingkungan.
Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pimpinan kementerian, lembaga tinggi negara, dan kepala daerah tetangga dinilai memberikan dorongan moral dan ekonomi yang besar bagi Ponorogo.
"Selamat datang di Ponorogo! Terima kasih luar biasa untuk Pak Nyoman dari BPK RI, Pak Sesmenko Susiwijono, Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Pak Wabup Pacitan, Pak Sekda, serta para pejabat kementerian dan lembaga yang hadir dari Jakarta. Selamat datang juga untuk saudara-saudara kita dari Tulungagung, Kediri, Blitar, Trenggalek, hingga Jakarta. Moga-moga semua diberikan kelancaran dan kesehatan," sapa Hj. Lisdyarita.
Turut hadir dalam jajaran tamu kehormatan di antaranya Dirjen Anggaran Kemenkeu, Deputi I Kemenko Perekonomian, Sekjen Kemenaker, Deputi I BKN, pimpinan Forkopimda Ponorogo, serta jajaran pejabat daerah tetangga.
Suasana kekeluargaan, kegembiraan, dan semangat nasionalisme menutup rangkaian agenda Merdeka Run 2026 di Sampung.
Gelaran ini selain sebagai sarana olahraga silaturahmi juga sebagai motor penggerak kemajuan pariwisata daerah.
Posting Komentar