Hadiri Syukuran 100 Tahun Pondok Gontor, Prabowo Subianto Dorong Bangsa Indonesia Belajar dari Sejarah


PONOROGO — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara peringatan dan syukuran 100 tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Acara peringatan satu abad tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan pondok pesantren, para kiai, ulama, serta ribuan santri.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehormatan serta undangan yang diberikan kepadanya untuk berpidato di panggung utama peringatan seabad Gontor. Ia mengagumi perjalanan panjang pesantren yang didirikan oleh para Trimurti (K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fanani, dan K.H. Imam Zarkasyi).

"Seratus tahun yang lalu, para pimpinan pendiri... dengan sebuah cita-cita luhur. Mereka mungkin tidak pernah membayangkan sejauh apa cita-cita yang mereka tanamkan itu sekarang telah tumbuh dengan sangat besar dan tersebar di mana-mana," ujar Prabowo

Selain mengapresiasi pencapaian Gontor yang karya dan alumninya telah tersebar di seluruh Indonesia hingga mancanegara, Prabowo menekankan pentingnya membangun kekuatan bangsa. Ia mengajak para ulama, pendidik, dan generasi muda untuk jujur melihat kelemahan diri serta belajar dari sejarah agar Indonesia tidak kembali dijajah oleh bangsa asing.

Menurut Prabowo, bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat. Sebab, hanya dengan kekuatan dan kemandirian, Indonesia dapat mengulurkan bantuan bagi saudara-saudara seiman dan bangsa lain yang masih tertindas di berbagai belahan dunia.

Menutup pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk selalu menyempatkan hadir apabila diundang oleh keluarga besar Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :