Sekda Ponorogo Tepis Isu Eksklusivitas IPDN dalam Seleksi JPT Pratama: "Semua Berbasis Kompetensi"



PONOROGO, SW_ Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiharto, menepis anggapan dan isu yang berkembang mengenai dominasi alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang lolos dalam seleksi terbuka (lelang jabatan) Eselon II/Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Dr. Agus Sugiharto menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan murni berbasis kompetensi tanpa memandang latar belakang almamater peserta.

"Sistem penilainnya jelas dan ketat. Pertama, ada tes kompetensi dasar berbasis komputer yang ditangani langsung oleh tim dari Surabaya untuk menjamin transparansi. Banyak juga peserta dari IPDN yang gugur dalam tahap tes ini," ujar Sekda saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Rabu (30/9/2026). 

Beliau menjelaskan bahwa seleksi ini melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) yang independen, terdiri dari akademisi dan rektor dari berbagai perguruan tinggi. Pansel tersebut bertugas menyaring kandidat hingga menghasilkan tiga nama terbaik untuk diserahkan kepada Pembina Kepegawaian.

Mengenai penentuan akhir dari tiga besar nama terpilih, Sekda menjelaskan bahwa kualitas teknis ketiga kandidat tersebut pada dasarnya sudah teruji dan setara secara nilai. Faktor kunci penentu akhir berada pada pertimbangan kepemimpinan, seperti chemistry, loyalitas, kredibilitas, dan kreativitas kerja.

"Tiga kandidat yang lolos ke tahap akhir semuanya memiliki kualitas yang baik. Penentuan akhir tentu mempertimbangkan aspek keselarasan kerja (chemistry), loyalitas, serta kemampuan komunikasi dan responsivitas dalam menjalankan tugas pelayanan publik," tambahnya.

Sekda menegaskan bahwa dalam era keterbukaan saat ini, tidak ada keistimewaan bagi alumni instansi tertentu. 

Dr. Agus Sugiharto menjelaskan bahwa selain IPDN pada strata II dan doktoralnya merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Menurutnya, siapa pun yang memiliki kompetensi, integritas, dan kualifikasi terbaik berhak untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Diketahui dari pengumuman 3 besar untuk lelang jabatan tinggi pratama untuk menduduki jabatan kepala dinas atau eslon II dari 6 formasi lowongan pada tahapan 3 besar ada 8 nama dari IPDN  dari total 18 nama yang merata di semua formasi. Hanya pada formasi Kepala RSUD dr. Hardjono yang kosong dari alumni IPDN. (Jun/red) 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :