Kabel WiFi Semrawut, Jerat Leher Pengguna Jalan, Forum LSM Ponorogo Desak Pemkab Bertindak


PONOROGO,SW_ Kabel jaringan internet (WiFi) yang melintang semrawut di fasilitas umum kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor, Sopingi (33 tahun) warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, mengalami luka serius di bagian leher setelah terjerat kabel WiFi yang menguntai rendah di Jalan Sukowati, dekat SPBU Ngunut, Ponorogo.Senin (13/10/2026). 

Akibat insiden berbahaya tersebut, korban yang mengalami luka sabetan/jeratan cukup parah di lehernya hingga terpaksa berobat ke klinik dan memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. 

Sopingi secara resmi melaporkan pemilik jaringan kabel internet ke pihak kepolisian atas dugaan kelalaian dan kecerobohan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Resmi Melapor ke Polisi

Langkah hukum diambil korban guna menuntut tanggung jawab penuh dari penyedia jasa layanan internet (ISP) maupun pemilik kabel yang terkesan membiarkan instalasi jaringan mangkrak dan membahayakan publik.

"Pemasangan kabel yang asal-asalan ini jelas bentuk kecerobohan. Kelalaian ini bukan lagi sekadar merusak estetika kota, melainkan sudah mengancam keselamatan dan nyawa masyarakat yang melintas," tegasnya. 


Maraknya insiden kabel semrawut ini memantik reaksi keras dari Forum LSM Ponorogo. Organisasi kemasyarakatan tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan penertiban secara menyeluruh terhadap jaringan kabel udara di seluruh wilayah Ponorogo.

Forum LSM Ponorogo menilai bahwa keberadaan kabel-kabel liar dan tidak terawat yang bergantung terlalu rendah di atas jalan raya sudah semakin meresahkan warga.

"Pemkab Ponorogo harus tegas. Jangan menunggu ada korban jiwa baru bertindak. Harus ada audit, pembersihan, dan penataan ulang seluruh jalur kabel internet di fasilitas umum, serta sanksi berat bagi vendor atau pemilik jaringan yang membiarkan kabelnya membahayakan publik," ujar Hari Bara perwakilan Forum LSM Ponorogo.

Masyarakat kini berharap pihak kepolisian segera memproses laporan tersebut dan Pemkab Ponorogo mengambil langkah konkret demi menjamin keamanan para pengguna jalan.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :