PONOROGO,SW_ Koalisi Rakyat Bersatu Ponorogo menyuarakan aspirasi agar calon wakil bupati yang akan mendampingi Hj. Lisdyarita, S.H. (Bunda Lisdyarita) ketika memimpin Ponorogo mendatang merupakan figur putra asli daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Tarekat bersama Sugeng, yang dikenal sebagai politisi senior di Ponorogo. Pihaknya menilai bahwa pendamping yang ideal bagi Bulis haruslah orang yang benar-benar memahami akar permasalahan, birokrasi, tatanan aturan, hingga perundang-undangan di Kabupaten Ponorogo.
"Diupayakan calon wakil bupati itu orang asli Ponorogo yang paham dan mengerti birokrasi, tatanan aturan, dan perundang-undangan," ujar mereka di hadapan awak media pada Sabtu (17/10/2026).
Selain itu, koalisi juga menekankan pentingnya kemandirian serta integritas dari sosok wakil bupati terpilih nantinya. Figur yang diharapkan adalah seseorang yang mampu berdiri di kakinya sendiri, matang dalam segala hal termasuk ekonomi, serta bersih dari kepentingan politik masa lalu agar dapat bekerja secara profesional.
Dalam kesempatan yang sama, nama M. Hasim turut disorot dan dinilai layak untuk dipertimbangkan. Sosok tersebut dinilai masih bersih, mampu merangkul berbagai golongan, memiliki sikap rendah hati (hambel), serta menghormati berbagai pihak.
Koalisi Rakyat Bersatu Ponorogo berharap agar proses penentuan pendamping ini melibatkan aspirasi masyarakat lokal agar masa depan Ponorogo ke depannya dapat dikawal oleh pemimpin-pemimpin yang benar-benar mengenal daerahnya sendiri.
Posting Komentar