BABADAN,SW_ Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babadan resmi membentuk Direktorat Pendidikan Muhammadiyah Babadan. Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran tokoh Muhammadiyah Babadan serta para pemangku kepentingan di lingkungan persekolahan Muhammadiyah Babadan, Sabtu (3/10/2026).
Dalam sambutannya, Ruslan Thohirin selaku pimpinan direktorat pendidikan menyoroti kondisi krisis darurat yang tengah dihadapi lembaga pendidikan saat ini.
Ia menegaskan pentingnya momentum kebangkitan bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan agar dapat memberikan layanan pembelajaran secara maksimal. Menurutnya, hal tersebut hanya dapat terwujud jika didukung penuh oleh seluruh elemen tokoh Muhammadiyah.
"Kita harus bangkit dan memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat. Dukungan penuh dari para tokoh Muhammadiyah menjadi kunci utama," tegas Ruslan.
Guna memastikan keberlanjutan dan kualitas lembaga pendidikan di wilayah Babadan, Ruslan turut memaparkan skema rancangan program yang ia sebut sebagai Program Anti Gagal. Program ini diharapkan dapat menjadi panduan konkret dan fondasi kuat bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam mengelola manajemen serta kualitas pembelajaran.
Musyawarah pembentukan ini diikuti secara aktif oleh para perwakilan dan pimpinan unit pendidikan di bawah naungan Cabang Babadan, di antaranya:MIM Ngunut, SMP IT Al Inabah Ponorogo, SMK Inabah Ponorogo, Madrasah Diniyah (Madin), dan BA ( Bustanul Atfal).
Melalui pembentukan Direktorat Pendidikan Muhammadiyah Babadan ini, seluruh unit sekolah diharapkan dapat saling bersinergi, memperkuat mutu pendidikan, serta menjawab tantangan zaman demi mencetak generasi unggul.
Posting Komentar