Tantangan Ekonomi dan Dinamika Politik : Sorotan Tajam dari Ir. H. Budi Sulistyono Kanang



PONOROGO,SW_ Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir. H. Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang, menyampaikan pandangan kritisnya terkait kondisi perekonomian nasional saat ini, khususnya dinamika yang terjadi di tingkat akar rumput hingga kelembagaan desa.

Dalam sambutannya di hadapan kader senior dan sesepuh PDI Perjuangan, Kanang menyoroti penurunan daya beli masyarakat yang berdampak langsung pada sektor perdagangan di pasar tradisional. Menurutnya, situasi lesunya transaksi ekonomi di tingkat bawah kini sudah menjadi realitas yang tidak dapat dipungkiri.

"Sekarang itu pasar sepi. Bukan sepi sing dodol (yang jualan), sepi sing tuku (yang beli). Betul ini, bikin kenyataan," ujar Kanang, Jumat (14/10/2026) 

Evaluasi Otonomi Daerah dan Desa
Sebagai mantan Wakil Bupati dan Bupati Ngawi dua periode (2010–2020), Kanang turut mengenang cita-cita besar di masa lalu mengenai otonomi daerah yang seharusnya merata hingga tingkat desa. Namun, ia menilai arah kebijakan desentralisasi saat ini mulai mengalami pergeseran dan kehilangan esensinya.

Ia juga melontarkan kritik satir terhadap kebijakan ekonomi yang dinilai membebani keuangan desa serta aparatur di bawahnya, seraya mengibaratkan berbagai pungutan dan aturan yang justru mempersulit ruang gerak ekonomi lokal.

Selain masalah ekonomi, Kanang juga menyinggung berbagai isu aktual di parlemen, termasuk perdebatan seputar kebijakan strategis serta pentingnya menjaga komunikasi dan penghargaan terhadap para senior di dalam partai. 

Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan yang konstruktif sangat diperlukan demi perbaikan bersama ke depan.

Kanang berharap para pemangku kebijakan dapat lebih peka terhadap kondisi riil di lapangan serta mengevaluasi kembali efektivitas program-program ekonomi kerakyatan demi kesejahteraan masyarakat luas.


0/Post a Comment/Comments

Dibaca :