Viral Video Menu MBG di Ngrayun Diduga Berbelatung, Penanggung Jawab Lapangan Angkat Bicara


PONOROGO – Unggahan media sosial di wilayah Ponorogo kembali dihebohkan dengan kabar tak sedap terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sebuah video yang memperlihatkan sajian makanan diduga berisi belatung hidup dengan keterangan dari SPPG Minhajul Muna, Desa Sambi, Kecamatan Ngrayun, mendadak viral dan memicu keresahan warga.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook/medsos Trisancika Putri di grup Info Ngrayun. Dalam rekaman singkat itu, terlihat porsi makanan berupa nasi putih, tumis daging, dan buah jeruk. Perhatian netizen tertuju pada seekor belatung hidup yang tampak bergerak di sekitar nasi putih.

"Ternyata ada belatungnya lur.. Ini tak buang, tidak saya berikan," terdengar suara seorang perempuan dalam rekaman video tersebut.

Sontak unggahan itu menyedot perhatian publik. Hanya dalam kurun waktu satu jam setelah diunggah, video tersebut telah ditonton lebih dari 5.000 kali dan menuai beragam respons dari warganet.

Tanggapan Pihak Penanggung Jawab (PIC)
Menanggapi rumor dan video yang beredar, Penanggung Jawab (PIC) MBG Wilayah Ngrayun, Ardian, memberikan klarifikasi tegas. Saat dikonfirmasi, ia membantah dugaan bahwa makanan yang dibagikan dari MBG berada dalam kondisi tidak higienis apalagi berbelatung.

Ardian menyoroti beberapa kejanggalan dalam video yang beredar tersebut, salah satunya adalah kondisi wadah makanan yang sudah diubah dari kemasan aslinya.

"Menu tersebut terlihat sudah berpindah wadah (bukan wadah asli dari distribusi). Secara teknis, sangat tidak mungkin menu tumis daging bisa ada ulat atau belatung hidup," tegas Ardian.

Ia juga menyayangkan beredarnya isu-isu miring yang menyasar pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Menurutnya, narasi yang dibangun berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Saya heran, kenapa di Ngrayun kok selalu ada saja isu yang meresahkan seperti ini," tambahnya.

Sementara david selalu kepala SPPG Minhajul Muna belum ada jawaban ketika di konfirmasi. 

Hingga saat ini, pihak pengelola MBG masih melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan asal-usul video tersebut serta menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :