PONOROGO, SW_ Unggahan video yang menampilkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Minhajul Muna Ngrayun dimana pada menu sajiannya terdapat ulat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video yang diunggah oleh akun Trisancika Putri di grup Facebook INFO NGRAYUN tersebut mendadak viral dan menarik perhatian luas masyarakat.
Hingga saat ini, video yang diunggah sejak satu hari lalu itu tercatat telah ditonton lebih dari 19 ribu kali dan memicu beragam tanggapan dari netizen.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Ketua/Pengelola SPPG (KSPPG) Minhajul Muna, David, baik melalui pesan singkat WhatsApp maupun panggilan telepon. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi terkait kebenaran informasi maupun langkah tindak lanjut yang akan diambil.
Di sisi lain, bantahan datang dari mitra dapur Minhajul Muna, Ardian. Menurutnya, isu atau narasi yang beredar dalam video tersebut tidak masuk akal.
"Hal tersebut tidak mungkin, mengingat menu yang kami sajikan saat itu adalah oseng daging, tahu, dan nasi putih," ujar Ardian melalui sambungan telp Jumat(16/10/2026)
Berdasarkan pantauan langsung pada akun media sosial resmi SPPG Minhajul Muna Ngrayun 2, yang diberi nama SPPG Ponorogo Ngrayun 2 pihak pengelola tampak kurang aktif dalam memberikan keterbukaan informasi publik. Akun tersebut terpantau tidak melakukan pembaruan (update) rutin terkait menu harian maupun rincian kandungan gizi dari porsi makanan yang dibagikan kepada Penerima Manfaat (PM).
Menanggapi gejolak informasi di masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten bergerak cepat. Sekretaris Satgas MBG Kabupaten, Luhur Apidianto, membenarkan bahwa pihak korporasi/koordinator wilayah telah menerima laporan terkait insiden tersebut dari Korwil SPPI Kabupaten.
Luhur menegaskan bahwa pihak pemkab tidak tinggal diam dan akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan klarifikasi formal.
"Kami sudah terima laporannya, dan besok hari Senin akan langsung kita rapatkan," tegas Luhur Apidianto saat dikonfirmasi media ahad (18/10/2026).
Masyarakat kini menunggu hasil keputusan dari rapat evaluasi Satgas MBG Kabupaten untuk memastikan kebenaran infomasi, kualitas dan kejelasan standar pelayanan makanan bergizi gratis di wilayah Ngrayun khususnya yang berasal dari SPPG Ngrayun 2.
Posting Komentar