POTENSI REMATCH SUGIRI SANCOKO VS IPONG MUKHLISSONI DI PILKADA 2024

Dr. ROBBY DARWIS NASUTION, M.A.
Ka. Prodi Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Ponorogo


Pilkada Kabupaten Ponorogo akan segera berlangsung dan tensi politik menjelang perhelatan pesta rakyat ini sudah mulai terasa. Bertebaran di media sosial foto calon yang akan maju di Pilkada Kabupaten Ponorogo dan kesemuanya putra terbaik daerah.
Publik pun sudah mulai menggali informasi baik melalui forum-forum masyarakat atau media sosial tentang siapa saja calon yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2024. Harapan besar akan mereka titipkan kepada calon yang akan dipilih dalam Pilkada Ponorogo tahun 2024 sehingga sudah menjadi keharusan bagi calon pemilih untuk mengenal calon yang akan mereka pilih.
Hal yang menarik dari Pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2024 ini adalah munculnya nama Sugiri Sancoko sebagai petahana dan juga Ipong Mukhlissoni sebagai mantan Bupati Ponorogo periode sebelumnya. Keduanya sama-sama pernah memimpin Kabupaten Ponorogo selama satu periode sehingga publik juga sangat mengenal jelas keduanya.
Jika potensi hanya ada dua calon itu yang bertarung, maka hal utama yang dijadikan pertimbangan oleh pemilih adalah kinerja saat beliau berdua menjabat. Jadi bukan lagi adu ide atau gagasan seperti calon yang baru muncul tetapi bagaimana publik menilai dan menimbang kinerja kedua calon tersebut di saat menjabat. Percepatan pembangunan, pelayanan publik, pelayanan kesehatan, pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat serta masih banyak poin penilaian lain yang akan menjadi tolak ukur bagi keduanya.
Saat ini di mana era teknologi informasi yang berkembang cepat maka masyarakat sangat mudah untuk menggali informasi-informasi tentang kedua calon tersebut sebagai pertimbangan saat menentukan pilihan. Publik juga semakin cerdas di mana pilihan yang akan dijatuhkan menentukan nasib mereka 5 tahun ke depan. Tetapi dalam Pilkada kali ini “mungkin” akan banyak black campaign dimana beberapa saat yang lalu jika kita perhatikan beberapa media sosial sudah banyak muncul black campaign dan menyerang beberapa calon yang maju. Hal ini perlu diantisipasi dan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) BAWASLU Kabupaten Ponorogo untuk menanggulanginya sehingga Pilkada bisa berjalan dengan tertib, aman, damai dan adil.
Pertarungan dua tokoh besar yaitu Sugiri Sancoko dan Ipong Mukhlissoni menjadi perbincangan hangat di beberapa media sosial. Tetapi, kedua calon saat ini masih dalam tahap mendaftar dan belum mendapatkan rekom dari Partai Politik yang akan menjadi kendaraan untuk bisa mencalonkan diri dalam Pilkada 2024. Kedua calon juga mengajukan pendaftaran di beberapa partai yang sama tetapi rekomendasi partai hanya untuk satu calon. Partai politik sendiri pasti menimbang secara rasional dari calon yang mendaftar dimana biasanya keputusan disarkan pada survei elektabilitas yang dilakukan oleh internal partai. Tidak akan mungkin sebuah partai akan mengusung calon dengan survei elektabilitas rendah karena Partai politik juga memerlukan bargaining position saat Calon yang diusung menang. Partai Politik bukan hanya kendaraan untuk bisa mencalonkan, tetapi juga penentu kemenangan dari calon yang diusung jika digunakan dengan maksimal. Tetapi berkaca dari pilkada 2019 Kabupaten Ponorogo, jumlah kursi dari partai pengusung tidak menjamin kemenangan calon, sehingga perlu strategi khusus untuk bisa memaksimalkan potensi partai politik dalam Pilkada. Hal ini tentu sudah sangat dipahami oleh TIM pemenangan masing-masing calon dan mereka tentu memiliki strategi masing-masing untuk memperoleh kemenangan.
Harapan besar masyarakat Ponorogo dalam PILKADA ini adalah mendapatkan pemimpin yang bisa membawa perubahan bagi Kabupaten Ponorogo, mampu mensejahterakan masyarakat serta mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat baik masyarakat di wilayah perkotaan atau di wilayah pinggiran. Selain itu juga mampu menampung seluruh aspirasi masyarakat baik dari kalangan anak muda sampai orang tua sehingga Pemimpin tersebut bisa masuk dalam hati setiap masyarakat Ponorogo.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :