Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6 dan turut dihadiri oleh berbagai tamu undangan, di antaranya Ketua Komite Sekolah, para wali murid, serta masyarakat sekitar yang ikut memeriahkan jalannya acara.
Kepala SD Negeri Gupolo Babadan, Bapak Agus Harianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh murid yang telah berlatih dengan tekun demi memberikan penampilan terbaik. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nguri-uri atau melestarikan budaya Ponorogo sejak dini, sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi kegiatan ekstrakurikuler Tari Reyog.
Sementara itu, pelatih Tari Reyog SD Negeri Gupolo Babadan, Bapak Anwar Sanusi, S.H., juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian para murid. Selama satu semester, anak-anak dinilai mampu menerima materi dengan baik serta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap latihan.
Harapannya, seluruh murid SD Negeri Gupolo dapat terus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal Reyog melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, sekaligus menjadi sarana syiar lembaga kepada masyarakat sekitar, tambah Bapak Agus Harianto.
Selain Gelar Karya Murid dan Uji Kompetensi, kegiatan ini juga dirangkai dengan rapat koordinasi bersama seluruh wali murid.
Ke depan, kelompok seni Tari Reyog Taruno Simo Agung SD Negeri Gupolo Babadan direncanakan akan tampil dalam acara Reyog Bulan Purnama di Alun-alun Ponorogo tahun depan. Semoga rencana tersebut menjadi penyemangat bagi para murid untuk terus berlatih dan berkontribusi dalam melestarikan budaya Reyog Ponorogo agar semakin dikenal dunia.( red)
Luar biasa SDN Gupolo, teruslah bersemangat dalam melestarikan budaya Reog Ponorogo❤
BalasHapusTerima kasih mbak, semoga dapat bermanfaat bagi anak-anak dan kelestarian seni Tari Reog Ponorogo
BalasHapusPosting Komentar