Adanya kabar yang menyebut bahwa akan ada pemeriksaan maupun jemput paksa terhadap pimpinan atau pegawai yang ada di lingkup dinas tersebut juga hanya rumor belaka.
H. Nurhadi Hanuri Kepala Dinas Pendidikan menyebut bahwa sampai saat ini dirinya beraktifitas biasa tetap ngantor dan memenuhi undangan dari lembaga kordinasi maupun tugas lain seperti biasa.
Adanya penyampaian berkenaan dengan dirinya yang jarang nongol di kantor dan tugas yang sering diwakilkan serta nomor handphone nya gonta ganti dan sulit dihubungi juga dibantah oleh Nurhadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Ponorogo.
Dirinya juga membantah diperiksa KPK berkaitan dengan adanya tindak lanjut OTT yang dilakukan beberapa minggu lalu.
" Tidak benar mas isu itu, tapi biarkan saja "ungkapnya kepada salah tim jurnalis pada Selasa (25/11/2025)
Keberadaan Dinas Pendidikan Ponorogo santer diberitakan dan jadi pergunjingan menjadi target KPK untuk terus didalami. Bahkan salah satu unggahan di medsos yang merujuk dari media menyebut akan ada jemput paksa dan penetapan tersangka baik dari dinas pendidikan maupun dinas kesehatan. (jun/red)
Posting Komentar