Bupati Kang Giri yang juga merupakan eks wartawan senior mengungkapkan bahwa AWDI harus ikut umeg atau kreatif dalam tumbuh kembang di Ponorogo. Kang Giri menyebut bahwa kreatifitas dan produktif dalam membuat even kemeriahan yang berkwalitas menjadi kata kunci agar organisasi bisa eksis dan mendapat tempat baik di lembaga maupun birokrasi.
Hal lain yang dipesankan oleh Kang Giri, adalah adanya karya sebagai jurnalis harus dikedepankan. Mengingat sebagian adalah media dengan kepemilikan lokal diharapkan menulis essay semacam karya tulis ilmiah. Ada latar belakang masalah solusi, membuat tulisan yang berkwalitas. Ada permasalahan yang diangkat berbagai data dijabarkan dipaparkan dengan baik dan solusi ditulis.
Di hadapan para awak media yang tergabung di AWDI Ponorogo dirinya juga berharap adanya literasi digital. Dalam kontek pendidikan dan sosial, pewarta harus aktif dalam literasi digital. Hal ini tidak lepas dari gempuran media sosial dengan aneka ragam bentuk dan format yang semakin canggih,sehingga warga harus bijak tidak boleh menelan hanya sepotong, tetapi memandang sesuatu secara komprehensif.
Bupati Kang Giri bahkan menyebutkan adanya perintah dalam Al quran membaca, bukan melihat sehingga produk jurnalistik karya tulis sangat dikedepankan untuk menyeluruh menyajikan informasi.
Hal lain yang disampaikan juga adalah adanya dukungan dari semua pihak terhadap program pemerintah. Dimana menselaraskan pembangunan dalam segala sektor. Ekonomi tumbuh , pendidikan baik, sosial budaya berkembang.
Terlebih sekarang Ponorogo sudah UCCN dari UNESCO, Jaringan kota taraf dunia,Sehingga memunculkan kreatifitas dalam hal ekonomi seni budaya menjadi spirit untuk bisa menumbuhkan Ponorogo menjadi lebih hebat. (jun/red)
Posting Komentar