Benarkah dirinya bunuh diri dengan menerjunkan diri ke laut? Atau ini hanya akal akalannya untuk menghilangkan jejak.
Dikonfirmasi kepada keluarga korban khususnya adiknya Gilang, membenarkan Polisi membawa berbagai barang milik pelaku dan korban. Diantaranya sepeda motor, gas, perhiasan, uang, kapan pisau dan sebuah HP.
Tetapi yang mengejutkan setahu Gilang, bahwa kakaknya Saputra Aji punya 2 handphone
" Yang ditemukan satu handphone sedangkan dirinya mempunyai dua" jelasnya.
Gilang juga mengungkapkan bahwa kakaknya masih aktif bermain mobile lagend di waktu mayat ibunya diketemukan.
' Saya Rabu mengecek di game ternyata Aji masih online pada hari minggu, waktu gempar ibu ditemukan sudah meninggal" jelasnya.
Hal lain yang jadi pertanyaan adalah pelaku atau Saputra Aji yang meninggalkan barang, barangnya diketemukan warga sudah berjarak waktu 3 hari sejak kematian Nuraini.
" Bila diperkirakan bahwa ibu meninggal sehari sebelum ditemukan senin, berarti meninggal hari ahad, bersamaan dengan itu Aji lari dari rumah, barangnya diketemukan warga ditinggalkan rabu malam. Ada jeda waktu yang lama dari peristiwa pembunuhan dengan diketemukan barangnya" ungkap Gilang.
Gilang maupun bapaknya Darmin mantan suami korban meyakini bahwa Saputra Aji yang terduga kuat sebagai pelaku pembunuhan ibunya masih berkeliaran, tidak bunuh diri ke jurang.
" Kami yakin dia masih hidup, dalam dugaan kami dia tidak berani untuk bunuh diri terjun ke laut" jelasnya.
Keluarga Nuraini berharap bahwa Saputra Aji untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
" Jika ketemu dan ditangkap, saya ingin bertanya mengapa dia begitu tega membunuh ibu kandungnya sendiri " jelas Gilang yang mengaku sangat sedih dengan kepergian ibunya.
Posting Komentar