Postingan Saputra Aji Di Facebook Menguak Siapa Pelaku dan Modus Pembunuhan Janda Golan Sukorejo

Temuan barang yang diduga kuat milik Aji pelaku pembunuhan di Golan Sukorejo  ditinggalkan di Kabupaten Gunung Kidul


PONOROGO,SW_ Pelaku pembunuhan Nuraini (55th) mulai terkuak. Pengumpulan 23 alat bukti di TKP  serta menghilangnya anak korban berinisial A menjadi fokus pencarian polisi untuk mengejar keberadaan anak sulung Korban. 

"Diketahui bahwa pelaku atas nama Aji berada di Gunung Kidul. " ungkap Imam Mujali Kasat Reskrim Polres Ponorogo. Selasa(27/1/2026).
 
Dalam pelarian pelaku meninggalkan sepeda motor yang ia gunakan untuk kabur serta sebuah tas. Warga menemukan motor dan tas di daerah gunung kidul yogyakarta, motor tanpa plat nomer. Di dalam tas juga diketemukan berisi perhiasan emas,sejumlah uang dan kapak.


Pihak Polres Ponorogo mengamankan barang bukti kapak dan pisau yang ada di dalam tas pelaku dari lokasi di Gunung Kidul. Kuat dugaan bahwa barang barang tersebut adalah barang pelaku pembunuh di Golan Sukorejo. Hingga saat ini  pihak kepolisian juga belum berhasi menemukan pelaku. 

Bersamaan dengan temuan bukti tersebut jagad maya dihebohkan postingan akun atas nama Saputra Aji di Facebook yang menulis panjang curhatan hatinya. Kisah pilu dirinya yang sempat melancong ke Bali karena merasa sakit hati dan tidak cocok dengan ibunya. 

Lama Bali selama 8 tahun seakan terus ada panggilan untuk menuntunya kembali pulang ke Ponorogo. Menjalin hubungan baik dengan ibunya. 

Rupanya selang 3-4 bila  di rumah hubungan komunikasi dengan ibunya tidak kunjung membaik 

Terlebih dirinya kerap dilanda penyesalan merasa ada banyak kesalahan atas dirinya yang disebutnya sebagai anak haram tanpa kejelasan siapa bapaknya. 

Aji dalam tulisannya Aji. juga bercerita tentang dirinya yang mengetahui  perilaku ibunya dalam percakapan handphone bahwa ibunya bermain dengan banyak lelaki, sehingga dirinya memutuskan untuk membunuhnya. 

Pada akhir tulisannya dirinya ingin mengakhiri hidup dengan menenggelamkan diri di laut Selatan. Dirinya berharap agar mayat ibunya dirawat dengan baik. Dan meminta maaf atas kesalahannya. (Jun/red) 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :