Sukijo Saat Pemeriksaan KPK, Sempat Kenalan Dengan Calon Sekda Ponorogo, Siapa Dia?

Gambar hanya ilustrasi

PONOROGO,SW_ Kisah menggelitik disampaikan oleh Sukijo tukang rosok asal Tegalsari Jetis yang diperiksa KPK. 

Sukijo yang bernama asli Agus Faruq ini dipanggil bersama tokoh tokoh yang sebagian besar namanya masih asing dan jadi perdebatan publik baik profesi maupun perannya dalam kasus OTT KPK yang melibatkan para petinggi Ponorogo.

Mereka yang dipanggil diantaranya  pengusaha daging Agus Kholik (AK), Bimo Aji (BA), Sukeri (SUK), Naryo , Sukijo (SU), Eros (E), Supandi (S), serta Yudi , Lurah Bringin, Kecamatan Jambon Rahardi Subarno (RS). 

Selain nama yang dirilis oleh KPK  Sukijo menjelaskan ada satu nama pejabat Elson II yang juga dipanggil oleh KPK dan tidak disebut namanya dalam  berbagai pemberitaan. 

Saat jeda klarifikasi oleh KPK di Kantor KPPN Madiun. Dirinya berkenalan dengan pejabat eslon 2 Ponorogo yang juga pada waktu bersamaan dipanggil KPK dalam rangka pendalaman kasus yang menjerat Bupati Sugiri Sancoko.

Sebagai warga biasa dan awam tentu dirinya kesulitan mengenal siapa sosok tersebut. 
Dirinya hanya mengingat dalam percakapan ungkapan yang disampaikan bahwa sosok tersebut satu dari tiga orang pejabat teras Ponorogo yang bisa dan memenuhi syarat jadi Sekda Ponorogo. 

Bahkan lanjut Sukijo laki laki yang berperawakan tinggi tubuh sedang berkacamata ini juga menyampaikan bahwa dirinya sudah mengikuti pendidikan untuk pejabat dengan lama waktu 6 bulan, sehingga semua syarat sudah di penuhi utuk menjadi sekertaris daerah Ponorogo. 

Adanya opperasi KPK di awal November 2025, salah satunya menangkap Sekda Agus Pramono sehingga sampai sekarang jabatan sekda Ponorogo kosong dan diisi Pelaksana tugas Agus Sugiarto. 

Dalam berbagai kesempatan plt Bupati Ponorogo hj. Lisdyarita juga menyatakan dalam waktu dekat akan membuka lowongan pekerjaan pada puncak karier pegawai di lingkup kabupaten yaitu jabatan Sekda dengan sistem rekruitmen terbuka atau open bidding. 

Publik menaruh harapan besar akan tata kelola pemerintah yang baik pada tatana job baru ini. (Jun/red) 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :