Dari total realisasi pendapatan Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun 2025 tersebut, dapat kami jelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah memberikan kontribusi sebesar Rp 472.811.099.210,21 atau 19,52% dari total realisasi Pendapatan Daerah dan meningkat signifikan 24,61% dari realisasi PAD Tahun 2024. Hal ini dapat dicapai berkat komitmen dan kerjasama seluruh Perangkat Daerah serta semua pihak yang mendukung.
Dari sisi belanja untuk Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menganggarkan sebesar Rp 2.658.109.387.796,84 dan terealisasi sebesar Rp2.382.564.997.544,23 atau sebesar 89,63%.
Total Belanja Daerah belum dapat terserap 100% disebabkan antara lain Belanja Modal yang terkendala pada kecukupan waktu untuk proses pengadaan barang dan jasa.
Pada sidang Paripurna tersebut plt Bupati Hj. Lisdyarita juga menyampaikan beberapa Capaian Indikator Kinerja Utama Pembangunan Daerah Tahun 2025
Yaitu indeks Pembangunan Manusia (IPM)Keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia di Kabupaten Ponorogo diukur dengan capaian IPM Tahun 2025 sebesar 74,65 meningkat dari tahun sebelumnya 73,70. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan komponen IPM yaitu Umur Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Pengeluaran Per Kapita.
Pertumbuhan Ekonomi, Kabupaten Ponorogo mencatat pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 5,37% lebih tinggi dibanding capaian Tahun 2024 sebesar 4,74%. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ponorogo didominasi oleh sektor perdagangan, pengangkutan, penyediaan akomodasi makanan dan minuman
Indeks Gini, Semakin rendah indeks gini maka ketimpangan distribusi pendapatan suatu daerah semakin kecil. Capaian Indeks Gini Kabupaten Ponorogo Tahun 2025 sebesar 0,329. Indeks Gini Kabupaten Ponorogo jauh lebih rendah dibandingkan Indeks Gini Provinsi Jawa Timur 0,369 dan Nasional 0,375.
Persentase Kemiskinan Kabupaten Ponorogo Tahun 2025 menunjukkan penurunan dengan capaian sebesar 8,86% lebih kecil dibandingkan tahun lalu 9,11% dan jika dibandingkan dengan kabupaten sekitar seperti Kabupaten Magetan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Madiun, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ngawi, persentase penduduk miskin di Kabupaten Ponorogo jauh lebih rendahilai Tukar Petani (NTP)
NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani. Capaian NTP Kabupaten Ponorogo Tahun 2025 adalah 117,54 meningkat dari tahun lalu yang sebesar 117,52.
Dari agenda paripurna ini juga seluruh fraksi yang ada di DPRD Kab. Ponorogo menyepakati untuk membentuk pansus dalam rangka memperdalam pertanggungjawaban kinerja Bupati pada tahun anggaran 2025.
Posting Komentar