Terrjadi sekitar Pukul 17.15 WIB di rumah Suminten tersebut menelan 2 (Dua) korban luka dan, satu meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengonfirmasi identitas dan kondisi keriga korban yaitu : Rifa Kurnia Putra (15): Pelajar dan anak pemilik rumah. Korban meninggal dunia di TKP dengan luka parah di bagian perut akibat efek ledakan langsung.
Sementara Toni dan Hasan mengalami luka bakar 90 persen dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.
Menurut saksi mata, Wibowo, yang rumahnya tepat berada di sebelah barat TKP, ledakan terjadi secara tiba-tiba disertai dentuman yang sangat keras, bahkan hingga menyebabkan mati lampu.
Siswanto tokoh masyarakat setempat yang melihat dua orang sudah tergeletak di luar rumah dalam kondisi mengenaskan. Warga sekitar segera memberikan pertolongan, namun nyawa Rifa Kurnia Putra tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di tempat.
Dahsyatnya daya ledak petasan tersebut membuat rumah Suminten hancur berantakan. Berdasarkan pendataan awal, kerusakan bangunan mencapai 80 persen.
Polres Ponorogo saat ini telah mengamankan lokasi kejadian dan memasang garis Polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas sedang mendalami asal bahan peledak dan aktivitas para korban sebelum ledakan terjadi.
Posting Komentar