Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus puncak kekecewaan karena perbaikan jalan dari pemerintah tak kunjung terealisasi meski kondisi jalan sudah rusak parah.
Warga menggunakan campuran semen dan pasir hasil swadaya untuk menutup lubang-lubang yang membahayakan pengendara jalan.
Posting Komentar