TN masuk ke IGD RSUD Ponorogo pada Rabu pagi dengan keluhan lemas dan pendarahan. Kepada petugas, ia mengaku telah melahirkan (keguguran) sendirian di rumahnya pada Senin (13/4) tanpa bantuan tenaga medis.
Sdri TN mengaku telah pisah ranjang dengan suaminya selama setahun terakhir dan baru kembali ke rumah di Ngebel pada September 2025 setelah lama bekerja di luar kota.
Selama ini, para tetangga maupun kerabat mengaku tidak mengetahui jika TN tengah mengandung.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Ngebel dan diteruskan ke Polres Ponorogo.
Pihak Polres Ponorogo melakukan pengecekan awal di TKP dan memastikan keamanan barang bukti di ruang jenazah RSUD Dr. Hardjono.
"Janin yang ditemukan masih berbentuk gumpalan bakal janin, yang diperkirakan berusia antara 4 hingga 5 bulan," ujar Ipda John Anderson, Pamapta Polres Ponorogo.
Posting Komentar