Disebut Pasar Malam Alon Alon Ponorogo Becek dan MCK Bau, Begini Jawaban Pedagkum

PONOROGO,SW_ Perhelatan pasar malam di Alon Alon Ponorogo pada bulan puasa sampai idul fitri menjadi ciri khas dan keberkahan sendiri bagi warga Ponorogo. 

Hal ini tidak lepas dari antusias warga yang luar biasa meramaikan alon alon Ponorogo. 
Bahkan atas keramaian ini sumbangan pendatapan ke daerah dari sewa lapak , retribusi maupun pendapatan para pedagang juga menjadi luar biasa.

Diungkap oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan, S.STP., M.Si. selama sebulan lebih pada tahun 2026 ini khususnya dari sewa lapak maupun retribusi tercatat Pedakum menyetor ke PAD sebesar 600.965.000.

Yang cukup istimewa mengingat total lapak yang ada sejumlah 293 ,  252 diantaranya merupakan lapak warga Ponorogo. Sehingga sangat bisa dirasakan bahwa adanya pasar malam alon alon benar benar untuk menguatkan ekonomi warga lokal. 

" Kalau untuk dari luar umumnya wahana, kalau pedagang rata rata dari warga Ponorogo " jelasnya. 

Ringga menambahkan bahwa kenaikan PAD cukup signifikan bila dibandingkan 4-5 tahun yang lalu dengan besaran tarip sewa lapak yang sama. 

"Ini jika disandingkan dengan pelaksanaan 4-5 tahun yang lalu, jelas ada kenaikan yg signifikan, hampir 100℅ lo kenaikanya, karena luasan dan harga sewa yang masih sama" imbuhnya. 

Menjawab adanya kritikan dari anggota dewan keberadaan alon alon yang sebenarnya masih banyak potensi yang bisa dioptimalkan, Ringga menyebut kedepan akan terus dilakukan inovasi maupun berbaikan untuk layanan kepada pengunjung. 

Dirinya tidak menampik bahwa pasar malam alon alon Ponorogo, becek mengingat adanya hujan deras yang hampir tiap hari. 

"Becek memang kita akui, karena permukaan alun alon yang tidak rata dan curah hujan yang sangat tinggi selama event pasar malam, Sementara kalau terkait MCK itu dinas LH yang menyediakan." jelas Ringga. 

Disisi lain Ringga menampik jika tata kelola alon alon kurang maksimal

"Bukan tata kelolanya yang kurang maksimal, tetapi dengan keterbatasan yang ada kita kelola dengan maksimal" pungkasnya. 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :