PONOROGO,SW_ Program visioner eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dengan menghidupkan lagi Perusahaan Umum Daerah ( Perumda) Sari Gunung rupanya masih sebatas angan angan. Pasca pelantikan Yudha Slamet Sarwo Edhi kepala disbudparpora Ponorogo sebagai Pengawas dan Kokoh Priyo Utomo selaku direktur Sari Gunung belum ada tanda perumda ini bergerak.
Bahkan tahun 2026 ini daerah tidak menganggarkan penyertaan modal sebagai bahan untuk Sari Gunung bisa ngeksis.
Judha selalu pengawas terlantik menyatakan tidak tahu atas perkembangan dari Sari Gunung sekarang sampai dimana.
"Yang jelas belum ada kerja, sehingga pengawas juga blm bekerja. " ungkapnya, Selasa (28/4/2026).
Sementara Kepala Bagian Perekonomian Setda Ponorogo, Rizky Nugroho, menjelaskan bahwa mandeknya Perumda Sari Gunung karena belum ada penyertaan modal.
Dirinya juga menyebut bahwa sudah ada pembicaraan tentang langkah yang akan dilakukan bila sudah ada modal suntikan dari daerah yaitu melakukan diversifikasi usaha dalam rangka menggerakan Sari Gunung dengan mencari lahan strategis di kota.
Disinggung adanya honor atau insentif yang diterima oleh para pengurus dirinya memastikan belum ada.
" Belum ada insentif atau honor karena itu semua bersumber dari penyertaan modal yang juga belum ada" jelasnya.
Menghidupkan kembali Perumda Sari Gunung merupakan program andalan yang dicanangkan oleh eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko selepas adanya pengalihan fungsi pabrik Gamping di Sampung menjadi Monumen Reyog.
Siswanto, SH pengamat politik Ponorogo menyebut bahwa program bupati sekarang nyaris tak bergerak. Selalu ada saja ganjalannya. Terlebih setelah ada pasca OTT KPK banyak program yang sekiranya bagus untuk masyarakat belum bisa bergerak bahkan terkesan mati suri.
Dirinya berharap dewan juga ikut mendukung keberadaan perusahaan daerah untuk bisa hidup dan memberdayakan warga sehingga bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan PAD.
" Semangat yang bagus dari program pak giri untuk membuat beberapa perumda dalam rangka menaikan PAD harus mendapat dukungan bersama, dan bisa dilanjutkan oleh hj. Lisdyarita" sebutnya. (team/red)
Posting Komentar