PONOROGO,SW_ Soereno (60th),warga Jalan Wibisono Ponorogo merupakan potret kehidupan yang terus diperjuangkan dan akhirnya berhasil mencapai suatu yang diharapkan.
Siapa sangka pengusaha mebel dan sejumlah unit usaha lainnya ini menempuh jalan berliku untuk meraihnya.
Soereno muda awalnya sangat ngebet ingin jadi angkatan bahkan 9 kali mengikuti tes dan selalu gagal.
Beranjak dari itu dirinya mengambil langkah kerja, menjadi seles mebel bersama bos di Madiun. Sebagai seles yang sukses dengan tingkat pencapaian tertinggi namun undangan pernikahannya tidak dihadiri sang bos besar. Hal ini menjadi pemicunya untuk pamit dan membuka usaha mebel sendiri.
Bermodal kenekatan mengambil mebel mentah dari Jepara dengan mengandalkan angkutan trek kembali yang kosong, mebel diolah dibengkelnya dipoles sehingga mempunyai nilai jual tinggi.
Seiring berjalan waktu berbagai gagasan dalam pemasaran terus dilakukan. Bahkan dirinya sempat membuat arisan mebel sampai 8 kelompok. Berkat relasi dan jaringan yang kuat serta kepercayaan dari masyarakat Suereno memutuskan untuk mengambil segmen mebel untuk kelas menengah dan menengah keatas.
Dengan keyakinan, bahwa pasar akan melihat jika yang bagus sulit dan mahal saja bisa membuat, apalagi jenis mebel yang umum dan pasaran.
Pilihan bisnis yang ternyata membawa jalan hidupnya menjadi lebih terang. Berkat kegigihan dan ketekunan dalam usaha, dirinya terus melebarkan sayap usahanya.
Selang waktu dari tahun 1992 hingga hari ini hasil jerih payah itupun nampak. Dirinya terus berinovasi dalam bisnis mebel dari pembuatan sampai juga melayani servis mebel dengan pilihan pada bahan dari kayu jati.
Gurita bisnis Suereno juga diperluas seiring berjalannya waktu, diantaranya kos ekslusive di beberapa tempat. Bahkan dirinya juga membimbing anaknya untuk mengambil langkah wirausaha sesuai keahlian atau hal yang diminati yaitu apotik, cuci mobil dan juga Wedding entertainment.
Suereno menyampaikan berdasar keyakinan kesabaran bahwa yang dilakukan akan berhasil ternyata juga akan membuahkan hasil manis.
Pesannya pada pejuang dan perintis usaha, bahwa keberhasilan tidak instan, harus proses, dan harus sesuai dengan bidang yang diminati atau dikuasai
Menginjak usia sekarang dirinya ingin terus berkiprah, khususnya dalam bidang sosial. Terbukti berbagai perkumpulan dan komunitas diikuti sebagai sarana menjalin silaturahmi, khususnya dalam komunitas reyog, Soereno aktif di komunitas reyog Kasepuhan Glagah Wangi.
Posting Komentar