PONOROGO,SW_ Agenda parapatan ( Musyawarah) Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate Ponorogo Pusat Madiun diagendakan di Padepokan PSHT Ahad (26/4/2026)
Hadir dalam agenda ini pengurus pusat, dewan Pusat Madiun, pimpinan Cabang dan pengurus ranting PSHT di wilayah Ponorogo, serta unsur forkopimda Ponorogo.
Dalam sambutannya ketua Cabang PSHT Ponorogo Drs H. Qomaridin,M.Si mengungkap rasa terimakasih bahwa atas kerjasama dari semua pihak agenda ini terlaksana, harapannya kedepan tetap solid.
Bunda Lisdyarita, SH plt Bupati Ponorogo yang juga warga PSHT mengharap adanya sinergitas kebersamaan dari warga PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun untuk terus menunjukan soliditas dan kebersamaan ikut wujudkan Ponorogo yang aman dan tertib.
Sementara ketua Pusat PSHT Madiun Drs. R. Moerdjoko H.W menjabarkan bahwa warga PSHT Pusat Madiun harus tetap solid dan kuat dalam menghadapi berbagai rintangan.
Dirinya mengisahkan bagaimana dinamika organisasi PSHT yang sekarang ada harus bisa disikapi dengan baik dan solid.
Drs. R. Moerdjoko H.W menjelaskan adanya perselisihan badan hukum tidak boleh menjadikan ragu para warga
"Kita tidak perlu ragu karena kita punya legalitas. Sejak dari tahun pendirian 1922 Tarmaji SH Terate tidak berbadan hukum. Muncul sekarang adanya badan hukum yang disengketakan. Disatu sisi kita punya kekayaan intelektual dan itu pada posisi yang kuat" jelasnya.
Sementara ketua dewan Pusat H. Issoebiantoro, SH menyampaikan terimakasih yang pada periode ini sudah mampu tunjukkan prestasi menggembirakan.
"Parapatan hal yang rutin, apapun hasilnya harus membawa PSHT lebih baik dan semakin membawa kemajuan bagi bersama. Siapun yang jadi mohon didukung PSHT cabang ponorogo menjadi lebih maju" ungkapnya.
H. Issoebiantoro, SH berharap dukungan dan kekompakan dari wiroanom bisa kondusif tidak ada masalah. Pusat Madiun juga mengeluarkan aturan dan arahan baku untuk bisa jadi pedoman.
"Kita harus berpedoman pada buku putih. Jangan bertindak sendiri" pungkasnya
Posting Komentar