Agenda ini sudah turun temurun dilakukan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat agraris itu .
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga sekaligus menjaga warisan budaya leluhur yang masih hidup di tengah masyarakat pedesaan.
Agus Setiyono atau yang akrab disapa Agustino,kades Kupuk Bungkal mengatakan sedekah bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi dan kemakmuran yang diperoleh selama setahun terakhir.
Bersih desa tidak sekadar seremoni tahunan. Kegiatan itu menjadi pengingat bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga alam yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga, terutama sektor pertanian.
"Tanah yang subur dan hasil panen yang melimpah menjadi alasan masyarakat terus mempertahankan tradisi sedekah bumi." ungkapnya
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap keberkahan dan hasil pertanian tetap terjaga pada musim-musim berikutnya.
bersih desa juga dimaknai sebagai doa bersama agar masyarakat dijauhkan dari bencana dan marabahaya.
Warga Kupuk berharap berharap Desa Kupuk dapat menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni desa yang aman, makmur, masyarakatnya hidup rukun, bersyukur, serta memperoleh keberkahan dari Tuhan.
Agustino mengakui pelaksanaan sedekah bumi tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya.
"Kondisi anggaran desa yang terbatas membuat rangkaian kegiatan diselenggarakan secara lebih sederhana. Tapi diusahakan tetap meriah" jelas Agustino
Dirinya berkomitmen tahun depan di akhir masa jabatannya sebagai kades Kupuk Teladan bersih desa akan lebih dimaximalkan dan dibuat lebih meriah
“Tahun depan di penghujung masa purna saya, akan kita adakan yang lebih meriah dibanding sebelumnya,” ujar Agustino. (team/red)
Posting Komentar