Kades Ngrupit Suherwan, SH, MH menjelaskan bahwa Ngrupit Jenangan dalam kajian sejarah ada sejak 1758, Sedangkan kepala desanya yang terdata 11 dengan sebaran makam di berbagai tempat.
"Ini menjadi hal penting yang harus diingat oleh warga sebagai sejarah dan semangat untuk menjadikannya sebagai pemersatu bagi warga" jelasnya.
Dirinya berharap bagi warga untuk selalu bersama memajukan desa. Mewujudkan generasi yang berguna untuk bangsa dan negara.
Sementara nyai Hj Abidah dalam mauidhoh hasanah mengingatkan untuk pentingnya mengkaji ilmu agama. Mengikuti ulama dalam menjalankan kehidupan maupun peribadahan.
Dalam bulan Dzulhijjah ini dirinya juga menekankan pentingnya dalam menjalankan sunah puasa dan berkurban meneladani kisah nabi Ibrahim sebagai wujud kecintaan kita pada ajaran Alloh SWT. Dengan harapan bisa selamat dunia dan akhirat.
Rangakain bersih desa Ngrupit Jenangan sendiri dimulai dengan ziaroh makam pada leluhur atau pendiri desa dilanjutkan dengan simpan Al Quran, Kirim doa pada leluhur dan puncaknya pengajian akbar.
Suherwan menjelaskan setiap tahun untuk bersih desa diupayakan dengan kegiatan yang variatif memadukan unsur budaya religi sebagai bentuk aspirasi dari warga.
" Sekarang pengajian, tahun depan dzikrul Ghofilin, lanjut wayangan dibuat bergantian sesuai dengan keinginan masyarakat " jelasnya. (Jun/red)
Posting Komentar