Warga Ngrupit Resah Banyak kena Tilang ETLE, Hadirkan Lantas Polres Ponorogo

PONOROGO,SW_ Banyaknya warga Ngrupit Jenangan yang terkena ETLE Tilang elektronik menjadikan mereka berkumpul untuk agenda audiensi dengan Polres Ponorogo, Jumat (15/5/2026). 

Sebagaimana di ungkap oleh Danang salah satu inisiator dialog mengungkap karena banyak yang terkena e tilang warga jadi resah.

"Puluhan warga mendapat surat panggilan dari Polres Ponorogo. Pelanggaran tidak pakai helm, Dengan foto yang diambil dari belakang. Sedangkan selama ini dari puluhan warga yang terkena ETLE tidak pernah menjumpai petugas polisi di lapangan" ungkapnya 




Karena tidak jelas asal foto, mereka banyak yang mengungkap argumen liar, sampai muncul adanya anggapan CCTV warga yang dianggap merekam dan menjadi bagian dari sistem polres Ponorogo dalam menerapkan Tilang Elektronik, Sebagian lagi saling curiga ada warga yang jadi mata mata dari polres untuk membidik pelanggaran. 

Danang juga pertanyakan banyak hal yang harus dieavuasi terhadap kebijakan adanya penerapan etle, diantaranya warga yang nomer identitas motor jelas dan sesuai malah ketakutan, motor yang nomor bodong atau palsu malah aman. 

Pihak polres yang diwakili oleh Fuad dan Andri Mega menjelaskan bahwa sekarang penerapan penanganan pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan teknologi

Baik dengan mobil etle maupun dengan handle etle. Dirinya memastikan bahwa untuk etle adalah handle etle oleh petugas polisi. Untuk CCTV yang ada hanya di tambakbayan. 

" Kita pastikan itu petugas yang melakukan, dan untuk CCTV tidak ada yang dari pihak polres Ponorogo " jelasnya. 

Yang menjadi perhatian ternyata dari dialog dengan warga tersebut masih ditemukan puluhan surat etle yang belum sampai ke penerima karena dari pos hanya menyampaikan kepada salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari balai desa. 

Atas kejadian tersebut pihak polres mengungkap untuk melakukan kordinasi dengan satuan terkait serta melakukan evaluasi atas segala masukan yang diberikan. 



Ew

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :