Judha Pasang Badan Penyelenggaran Festival Reyog 2026 Clear and Clean, Tidak Ada Rekayasa

PONOROGO,SW_ Polemik penyelenggaraan Festival Nasional Reyog Ponorogo XXXI tahun 2026  mengenai disbudpar Provinsi  Jatim yang ikut jadi peserta serta netralitas juri mendapat pencerahan dari Yudha kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga Ponorogo. 

Dirinya menyebut bahwa dalam sebelum  pelaksaan maupun saat pelaksanaan festival semua sudah sesuai dan tidak ada masalah. Para peserta yang terlibat teknis dari teknikal Meeting sampai pengumuman pemenang semua bisa menerima. 

Keberadaan dinas pariwisata Jawa Timur yang ikut pada festival disebut Judha sebagai salah satu bentuk partisipasi atas wadah para seniman kelompok seni sanggar sekolah reyog di Surabaya Sidoarjo dan sekitarnya. 

"Dari awal mereka terbentuk sebagai tindak lanjut atas wadah mentransmisi budaya reyog. Sehingga bisa melestarikan reyog di Surabaya secara luas di jawa Timur" ungkapnya, Kamis (18/6/2026). 

Disinggung adanya keterlibatan nama dinas budpar Prov Jawa Timur dirinya menyebut hal tersebut tidak masalah karena juga banyak peserta lain yang mendapat dukungan dana dari pemerintah 

"Kita sebagai panitia ada yang mendaftar kita teriam. Dan tidak ada dinamika, seharusnya sejak awal mereka sampaikan. Dan harusnya selesai disana. Semua proses sudah dilalui semua setuju dalam teknikal meeting clean and clear.  " ungkap Yudha



Yudha meyakinkan bahwa untuk festival reyog dijamin lebih profesional dan berkwalitas. 

Hal ini atas indikasi dari dewan pengamat yang terlibat mengalami peningkatan kwalitas yang diakui keilmuannya atau akademisi yang mumpuni. Dengan komposisi 5 dewan juri yang terdiri dari budayawan penggiat budaya seniman dan adanya tambahan dari akademisi. Dan atas profesionaliitasnya diyakin mereka akan menjaga marwah dan tidak mau mempertaruhkan keilmuannya 

Adanya dewan pengamat yang disinyalir diundang salah satu team reyog yang tampil, terlebih pada saat gladi atau konsep pertunjukannya sudah jadi tidak mungkin akan berpengaruh hingga merombak sajian. 


"Kalau mereka hadir di grup reyog beri arahan masukan. Saya tidak yakin bahwa mereka tidak merubah garapan dan mempengaruhi penilaian. Kepada para pihak yang kebestan juga dipersilahkan konfirmasi yang disampaikan ke team peserta atas kehadiran mereka" jelasnya. 

Judha menolak bahwa nanti ada klarifikasi kepada para juri yang diisukan melakukan tindakan yang melanggar etik. 

" Saya melihat penjurian, penilaian rekap mengikuti. Saya yakin mereka netral." pungkasnya 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :