| Plt. Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag., M.H didampingi Dr. Nastain, M.Pd.I. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) dan Mahmud, M. Pd. I kepala seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), |
Sebagaimana diungkap oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag., M.H didampingi Dr. Nastain, M.Pd.I. adalah Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) dan Mahmud, M. Pd. I kepala seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), lembaganya gencar menggelorakan Panca cinta.
Panca Cinta adalah lima nilai utama yang menjadi ruh dari Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan diterapkan secara bertahap di lingkungan madrasah.
Kelima pilar Panca Cinta meliputi cinta kepada Allah SWT, ilmu pengetahuan, diri sendiri/sesama, lingkungan, dan tanah air.
"Fokusnya adalah membangun karakter melalui empati dan toleransi. Di Kemenag Ponorogo, konsep ini diimplementasikan melalui workshop dan bimtek bagi pendidik." ujar Thohari, Rabu (24/6/2026).
Konsep ini menjadikan pendekatan kasih sayang sebagai fondasi utama pendidikan karakter.
Thohari menjabarkan hal yang spesifik dna dilakukan oleh Kemenag Ponorogo melalui kasi Penma pada pengembangan cinta lingkungan, Hal ini diterapkan diantaranya keberadaan madrasah adiwiyata yang sekarang jumlahnya sama dengan sekolah adiwiyata di lingkup dinas pendidikan Ponorogo.
" Ini bentuk komitmen madrasah di Ponorogo dalam cinta lingkungan secara aplikatif kepada para siswa dan lingkungan sekolahnya " jelasnya.
Sedangakan untuk cinta diri sendiri dan sesama pihak madrasah mengemas melalui pendekatan social emotional learning, disiplin positif, serta upaya pencegahan perundungan di lingkungan madrasah.
" Panca Cinta dengan point pada cinta diri sendiri dan sesama madrasah harus benar benar melakukan pengembangan karakter diri siswa juga pemetaan dan pendampingan terhadap siswanya sehingga adanya perundingan atau bullying di madrasah bisa dihindari." pungkas Thohari.
Posting Komentar