PONOROGO,SW_ Kegelisahan para mengenai mekanisme pelaksanaan Festival Reyog maupun Grebeg Suro Ponorogo ditumpah ruahkan di forum diskusi yang di selenggarakan di Joglo Srikandi Jumat (19/6/2026)
Tokoh pengamat pemerhati maupun praktisi Reyog Ponorogo diantara M. Hamim alias ki Suronoto , dewan Kesenian Wisnu HP, Dalang Purbo Sasongko , Eka Bernama alias Juve nampak ikut nimbrung memberikan pernyataan, realitas yang terjadi tanggapan , solusi atas keberadaan Festival yang baru saja dilaksanakan
Dari hasil diskusi mereka menyimpulkan perlu ada forum resmi untuk mendiskusikan sekaligus menata ulang atas proses maupun mekanisme penyelenggaraan Festival Reyog Ponorogo.
Sebagaimana diungkap H. Sugeng Haryono para seniman praktisi pecinta Reyog dari individu maupun komunitas sengaja membuat diskusi untuk menguak berbagai tabir serta masalah yang ada untuk menyikapi seputar pelaksanaan Festival Reyog Ponorogo.
Dari diskusi tersebut mengerucut hasil perlu adanya forum yang lebih besar semacam sarasehan untuk mengatur serta membahas berbagai hal yang mengganjal dan perlu pembenahan untuk perbaikan kedepan.
" Dalam waktu dekat kita akan mengundang para pelaku seni kelompok seni yang representatit untuk membuka ruang diskusi dan mencari solusi bersama. " jelasnya.
Dirinya juga mengisiasi adanya rumah besar sebagai representasi dari para seniman Reyog yang konsen dan peduli.
Disinggung adanya wadah para pelaku Reyog yang sekarang sudah ada yaitu Yayasan Reyog dirinya menjabarkan bahwa ini bentuk penyempurnaan, karena ternyata didalamnya juga ada resistensi yang sulit untuk dicari jalan tengahnya.
Rumah besar ini merujuk kepada bupati, harapannya kedepan tidak ada kepentingan lain baik politik atau lainnya murni untuk Reyog Ponorogo.
" Kita berdiskusi untuk membuat rumah besar dalam rangka mengayomi dan menjadi jalan untuk solusi jika ada masalah dengan membuat rumah besar." jelasnya
Sementara Wisnu HP pelaku seni yang juga ketua Dewan Kesenian Ponorogo menyampaikan langkah konkrit lainnya atas hasil diskusi tersenut dalam menyikapi polemik yang ada dari forum tersebut sepakat berkirim surat mempertanyakan ke Gubenur Jawa Timur mengenai independensi maupun peran yang dilaksanakan pemrov Jatim dalam perhelatan Festival Reyog Ponorogo.
" Semoga kedepan ada penataan yang lebih baik matang, sehingga meminimalisir protes dan gejolak atas perhelatan Festival Reyog Ponorogo ini " jelasnya.
Posting Komentar