Tampil urutan ke 12 pada FNRP 2026 , meskipun performa setelah hujan ternyata tidak menyurutkan semangat para pemain reyog yang merupakan binaan dari Univ Brawijaya ini.
Gerakan teriak yang berenergi rancak dan kompak berpadu terkolaborasi menjadi satu kesatuan dibawakan para siswa SMAN 3 Ponorogo
Tidak hanya itu dukungan penuh dari seluruh warga sekolah baik siswa maupun guru nampak memberi bersemangat dukungan.
Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para siswa yang telah menunjukkan dedikasi tinggi.
Dirinya menjabarkan sekolahnya selalu aktif partisipasi pada perhelatan Festival Reyog sebagai wujud dukungan kepada pemerintah daerah Ponorogo.
Sekolah sangat serius menyampaikan tampilan Reyog Manggala Wiyata dengan harapan bisa berprestasi dengan baik, dan yang pasti dengan tampilan ini bisa menyalurkan secara penuh atas bakat minat maupun kemampuan siswa yang diasah disekolah untuk dipersembahkan kepada warga Ponorogo. (jun/red)
Posting Komentar