Disoal KDMP Yang Disandingkan Dengan Jalan Rusak, Begini Penjelasan Dandim Ponorogo

PONOROGO,SW_ Ungkapan nitizen yang menyandingkan program KDMP ( Koperasi Desa Merah Putih) yang harusnya difokuskan pada infrastruktur kebutuhan masyarakat khususnya  keberadaan jalan rusak ditanggapi oleh Letkol Arh Farauk Saputra, S. SOS, MMDS, Komandan Kodim 0802 Ponorogo, dalam kegiatan coffee morning bersama insan pers di Aula Kodim Ponorogo, Selasa (14/7/2026). 

Di hadapan wartawan, Dandim menegaskan bahwa narasi yang menyandingkan dua hal tersebut tidak tepat dan berpotensi menyesatkan publik. Ia menegaskan bahwa kedua hal tersebut tidak dapat disandingkan.

Menurutnya, KDMP merupakan program strategis pemerintah pusat dengan skema anggaran tersendiri, sedangkan perbaikan jalan memiliki jalur kebijakan dan pembiayaan berbeda.

“Narasi seperti itu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

“KDMP itu program dari pemerintah pusat. Tidak bisa disandingkan dengan persoalan jalan rusak karena beda anggaran dan kewenangan,” tegasnya.


Dandim menjelaskan dari total 307 desa/kelurahan di Kabupaten Ponorogo yang menjadi sasaran pembangunan KDMP, saat ini sebanyak 252 telah terealisasi,  159 KDMP telah rampung 100 persen, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian akhir.

Meski progres fisik terbilang tinggi, hingga kini belum ada KDMP yang resmi beroperasi. Hal itu disebabkan masih dilakukannya penyempurnaan sarana dan prasarana penunjang.

" Sekarang KDMP fokus pada melengkapi sarnaa penunjang untuk bisa beroprasi baik keberadaan rak, kendaraan distribusi, dan kebutuhan operasional lainnya.'  ungkapnya. 


0/Post a Comment/Comments

Dibaca :