Munculnya rumor pengorganisiran pengadaan seragam jenis tertentu oleh sekolah khususnya MKKS SMPN Ponorogo dibantah oleh Junaidi.
Ketua MKKS sekaligus kepala SMPN 1 Kauman bersama anggota dikonfirmasi kamis (2/7/2026) menyebut bahwa pengadaan sifatnya dilakukan oleh koperasi dan untuk pembelian dari wali siswa sifatnya sukarela.
" Tidak ada pengadaan seragam kolektif oleh MKKS, sekolah melakukan belanja sendiri dan beli seragam juga tidak ada pengordiniran " jelasnya.
Hal ini sekaligus menepis isu santer adanya banyak pemain yang berusaha masuk untuk mengorganisir sekolah dalam pengadaan seragam bila musim SPMB.
Salah satu sumber menyebut bahwa angka pada pengadaan seragam cukup besar, ada pihak yang berusaha masuk dan mengatur dengan pengambilan di satu penyedia.
Sumber lain menyebut harusnya borongan pembelian seragam tersebut angkanya lebih kecil tapi justru sebaliknya angka atau nominalnya lebih tinggi.
Posting Komentar